10 Fakta Unik Ryan Giggs

10 Fakta Unik Ryan Giggs

10 Fakta Unik Ryan Giggs

Tepat pada tanggal 29 November 2013 lalu, bintang gaek dari Manchester United, Ryan Giggs genap berusia 40 tahun. Berusia tak lagi muda, tak membuat pemain asal Wales ini lantas menjadi tak berguna. Sebaliknya, Giggs adalah salah satu pemain andalan di starting XI gubahan pelatih The Red Devils, David Moyes. Satu hari sebelum hari lahirnya, Giggs masih dapat bermain sepanjang satu laga full 90 menit kala Manchester United berhadapan dengan Bayer Leverkusen. Pertandingan dibawah bendera Liga Champions tersebut ialah matchday kelima babak penyisihan Group A. Aksi memukau Manchester United menghasilkan 5 gol tanpa balas. Dari laga itu, dan juga pertandingan – pertandingan sebelumnya dengan The Red devils, Ryan Giggs tak sedikitpun menunjukan usia mempengaruhi kemampuannya dalam mengolah bola.

Pemain gaek ini bukan hanya dapat bekerja sama dengan tim yang berisi para pemain yang jauh lebih muda dibanding dirinya, Ryan Giggs pun menunjukan bahwa dirinya di usia 40 tahun masih mampu bersaing dengan pemain yang usianya baru separuh dari dirinya. “Kala saya berusia 17 tahun, saya berpikir bahwa usia 31 tahun adalah usia yang tua untuk menjadi pemain sepak bola. Namun, saya sekarang berusia 40 tahun dan masih adalah pemain sepak bola,” Ujar Giggs seperti dikutip oleh Metro. Dibawah ini adalah 10 fakta menarik mengenai pemain legenda hidup dari Old Trafford tersebut.

1. Lebih dari dua dekade bersama Manchestr United, Giggs sebelumnya bermain untuk Manchester City School of Excellence.

2. Ayahnya adalah seorang atlet Rugby di Wales, bernama Danny Wilson. Namun sejak remaja, Ryan lebih suka dipanggil dengan nama belakang dari Ibunya, Giggs.

3. Kontrak profesionallnya pertama kali ia dapatkan pada hari ulang tahunnya ke 17.

4. Karier sepakbola Giggs bahkan lebih tua dari usia kompetisi top Inggris, Liga Premier. Giggs pertama kali berlaga di divisi pertama pada laga 2 Maret 1991. Pada tahun berikutnya baru Liga Premier didirikan.

5. Debut Giggs di MU adalah sebagai pemain pengganti Dennis Irwin kala berhadapan dengan Everton.

6. Lahir di Cardiff, Wales namun Giggs malah menjadi kapten Inggris kala bersekolah. Namun kini ia selalu bersikeras untuk membela Wales.

7. Musim pertama senior diseleseikan Giggs dengan dua penampilan serta satu gol. Musim 1991/92 ia melesakkan 4 gol dari 38 laga kala MU duduk diperingkat kedua.

8. Rasa kecewa saat kehilangan gelar ditebus kala Giggs mengangkat trofi La Liga pada April lalu. Itu adalah trofi pertama untuk Giggs.

9. Akhir musim kompetisi 1991/92 adalah saat paling berkesan bagi Giggs kala ia digelari PFA Young Player of the Year.

10. Giggs bukanlah remaja pertama yang mencetak gol di divisi pertama. Sebaliknya ia berada diurutan ketiga dibawah nama Ray Parlour dan Paul Bernard.