Brendan Rodgers Harus Belajar Dari Mourinho

Brendan Rodgers Harus Belajar Dari Mourinho

Brendan Rodgers Harus Belajar Dari Mourinho

Liverpool akan menghadapi Manchester City pada Boxing Day, tapi permainan terbuka dapat menyebabkan pembantaian. Mungkin manajer The Reds ‘Brendan Rodgers harus mengambil  pelajaran dari buku catatan bos Chelsea Jose Mourinho. Coba pikirkan bagaimana Mourinho telah mencapai puncak manajemen sepak bola. Ada banyak alasan, tentu saja, tapi alasan utama adalah rekornya di pertandingan besar. Dan sudah ada banyak bukti bahwa sejauh musim ini, dengan Chelsea yang mengalahkan Manchester City di kandang mereka dan memperoleh hasil imbang dengan Arsenal dan Manchester United dalam laga tandang. Dan dalam laga tandang, bos Portugal itu cukup jelas bermain untuk mendapatkan hasil imbang, sesuatu dimana Mourinho bisa menjadi guru bagi Brendan Rodgers dan bisa melakukannya dengan baik untuk menyalinnya pada laga Boxing Day, ketika pemuncak klasemen sementara tersebut melawan tim favorit penantang gelar Manchester City di Etihad.

Manchester City, tentu saja, dapat membanggakan rekor 100% yang telah berhasil mereka capai di kompetisi Premier League musim ini – dengan berhasil  mencetak 35 gol dan kebobolan hanya lima kali dalam delapan pertandingan. Peluang sukses yang bisa  Liverpool dapatkan adalah untuk memainkan permainan mereka yang cenderung ekspansif , maka itu tidak akan beresiko tinggi bagi mereka. Sebaliknya, Brendan Rodgers harus mengambil pelajaran dari lembaran catatan dari buku Jose Mourinho dan cukup sederhana, bermain untuk mendapatkan hasil imbang. Tentu saja, kelemahan Manchester City pada umunya adalah pada lini pertahanan mereka – dan performa Luis Suarez yang sedang on fire yang mengartikan bahwa Liverpool memungkinkan untuk mendatangkan beberapa kesulitan bagi penjaga gawang Manchester City Joe Hart dan kapten mereka Vincent Kompany. Tetapi untuk mengeluarkan semua serangan mungkin akan cukup sulit.

Liverpool dapat memainkan laga imbang dengan Manchester City musim lalu dan mendapatkan hasil imbang untuk saat ini bisa menjaga mereka berada di dalam dua tempat teratas klasemen Premier League. Sistem Liverpool yang biasa di terapkankan harus di simpan dulu dan The Reds harus mengadopsi formasi reaktif. Jordan Henderson akan perlu untuk bermain untuk turun lebih ke dalam  dan melacak pergerakan dari Yaya Toure, sementara Lucas Leiva harus disiplin untuk menjaga David Silva sepanjang 90 menit permainan. Meskipun begitu apapun yang terjadi, Rodgers tidak mampu untuk membawa masuk permainan saat melawan Manchester City. Kecepatan mereka di posisi masing – masing dan kecakapan menyerang mereka yang menjadikan prioritas Liverpool adalah untuk menjaga hal – hal yang akan berlangsung sengit di lini belakang. Kemenangan akan menjadi hal yang mengejutkan – tapi untuk menargetkan hal tersebut akan menjadi sangat naif. Untuk sekali lagi, mendapatkan hasil imbang dengan sendirinya akan menjadi sebuah perolehan yang cukup signifikan.