Cara Paris Saint Germain Siasati Financial Fair Play FIFA

Cara Paris Saint Germain Siasati Financial Fair Play FIFA

Cara Paris Saint Germain Siasati Financial Fair Play FIFA

Paris Saint Germain saat ini merupakan salah satu kekuatan baru di Ligue 1 Prancis dan juga Eropa, hal tersebut tidak lepas dari dana melimpah yang dimiliki oleh pemilik mereka yang seakan tidak terbatas untuk mendatangkan para pemain bintang dengan harga yang mahal ke skuat mereka, metode tersebut terbukti berhasil melihat mereka telah berhasil memenangkan trofi Ligue 1 Prancis di musim lalu. Setelah mengalami akusisi dari perusahaan besar asa Qatar, Qatar sports Investments (QSI), Paris Saint Germain telah membuat rombakan besar didalam skuat mereka dan telah berhasil menjadi salah satu klub yang diperhitungkan di Eropa saat ini.

Salah satu masalah yang dihadapi oleh klub yang memiliki dana yang besar seperti Paris Saint Germain ialah peraturan yang buat dari lembaga sepak bola di Eropa, UEFA yakni Financial Fair Play yang membuat pemerataan dari seluruh klub agar tidak terjadi sebuah bentuk pertimpangan kekuatan yang terlalu jauh antara klub kaya raya dengan klub yang mengalami masalah finansial. Namun Paris Saint Germain memiliki suatu siasat yang mampu meloloskan mereka dari peraturan tersebut. Mereka dimiliki oleh Qatar sports Investments yang merupakan sebuah institusi swasta yang dimiliki oleh sejumlah orang yang berpengaruh di negara Qatar.

Hal tersebut membuat bahwa Qatar sports Investments yang mendukung Paris Saint Germain bukanlah dimiliki oleh perorangan seperti yang terjadi di klub lain, melainkan badan khusus yang tergabung menjadi satu kesatuan dalam membiayai operasional klub mereka selama ini. Oleh sebab itu, Qatar sports Investments memberikan suatu terobosan dengan menghubungkan Qatar Tourism Authority atau (QTA) didalam memberikan dana yang sangat melimpah kepada Paris Saint Germain dengan berkedok sebagai sponsorship. Meskipun Qatar Tourism Authority yang merupakan departemen pariwisata di Qatar tersebut merupakan bagian dari Qatar sports Investments juga.

Dalam hal tersebut Qatar Tourism Authority dan juga Paris Saint Germain tercatat bukanlah suatu organisasi terkait yang membuat mereka terbebas dari peraturan Financial Fair Play. Dengan berkedok sebagai sponsor didalam klub tersebut, UEFA tidak bisa berbuat banyak, meskipun QTA sendiri menggelontorkan dana yang sangat fantastis, yakni mencapai 150 hingga 200 juta Euro per tahunnya kepada Paris Saint Germain. Direktur pemasaran QTA, Rashed Al Qurese mengungkapkan bahwa PSG merupakan salah satu strategi global yang dilakukan oleh Qatar didalam mempromosikan turis untuk ke Qatar dan Paris Saint Germain sudah menjadi bagian penting didalam proyek jangka panjang pariwisata negara Qatar.

Suntikan dana yang didapatkan oleh Paris Saint Germain juga dikabarkan akan meningkat kembali dimana sponsor mereka saat ini, Fly Emirates mereka tantang untuk menaikan nilai kontrak menjadi 5 kali lipat dari kontrak mereka yang berlaku sekarang atau mereka akan memutuskan kontrak tersebut. Begitu juga Appreal mereka, Nike yang diminta untuk menaikan nilai kontrak mereka saat ini.