Kaleidoskop Serie A 2013

Kaleidoskop Serie A 2013

Kaleidoskop Serie A 2013

Pergantian tahun 2013 ke tahun 2014 tinggal menghitung hari lagi. Dan ada banyak peristiwa yang terjadi di kompetisi Serie A tahun 2013 ini. Juventus masih tetap menjadi raja di negeri sendiri setelah meraih gelar juara atau scudetto untuk kedua kalinya secara berturut-turut dan juga meraih gelar scudetto yang ke 29 secara resmi atau ke 31 menurut para tifosi Juventus yang tidak terima dengan 2 gelar sebelumnya yang dicopot dan diberikan kepada pasukan Inter Milan. Dominasi Juve di tahun 2013 memang sudah tidak bisa dipungkiri. Meskipun raihan gelar juara di tahun ini tidak secemerlang di musim sebelumnya, namun tetap saja Juve tidak bisa dikejar oleh Napoli dan AC Milan yang berada di posisi ke 2 dan 3.

Juve secara meyakinkan meraih 27 kemenangan dan 6 hasil imbang dan 5 kekalahan dengan raihan total 87 poin. Berbeda 9 poin dari peringkat 2 Napoli yang meraih 78 poin dan berbeda 15 poin dari AC Milan yang menempati peringkat ke 3 dengan nilai 72 poin. Dengan hasil ini tentu saja membuat Juve untuk meraih gelar juara Liga Italia Serie A musim ini. Di tahun ini pula Cavani menjadi pencetak gol terbanyak dengan raihan 29 gol ketika membela Napoli. Dan di pertengahan tahun, Cavani juga memutuskan untuk hengkang ke Paris St Germain dan memilih meninggalkan Napoli dengan dana lebih dari 60 juta euro.

Untuk akhir musim 2012/2013, kejadian seru justru pada perebutan tempat ke 3 yang diperebutkan oleh AC Milan dan juga Fiorentina. Kedua tim ingin meraih tiket ke Liga Champions musim depan. Persaingan terjadi ketika kedua tim saling bersua. Fiorentina diuntungkan dengan penalty “hantu” yang didapatkan oleh La Viola. Dua penalty yang membuat Milan gagal memperlebar jarak. Namun Fiorentina mendapat karma ketika mereka gagal meraih tiket ke UCL setelah Milan menang tipis atas Siena berkat gol penalty Balotelli dan juga gol Mexes yang membuat Milan menang tipis dan meraih tiket ke UCL.

Pada pertengahan tahun di bursa transfer, Serie A kembali menghadirkan bintang-bintang yang membuat kompetisi Serie A kembali berwarna. Juve mendapatkan Fernando Llorente dan Carlos Tevez. Sementara Napoli berbelanja dengan mendatangkan Gonzalo Higuain, Jose Mari Callejon, Pepe Reina, Raul Albiol. Sedangkan Milan mendatangkan “si Anak hilang” Kaka dari Real Madrid dengan biaya gratis dan juga membuat Matri kembali ke San Siro setelah sekian lama berpetualang. Dan di awal musim, langkah Milan terseok-seok hingga akhirnya pada pergantian tahun masih tertahan di posisi 13. Sementara Juve dan Napoli masih berada di papan atas dengan kehadiran AS Roma sebagai pesaing baru mereka.