Madrid Hantamkan Palu Gada Ke Galatasaray

Madrid Hantamkan Palu Gada Ke Galatasaray

Madrid Hantamkan Palu Gada Ke Galatasaray

Tuan rumah Real Madrid seolah seperti tidak kehilangan Ramos yang sebenarnya di kartu merah saat melawan Galatasaray semalam. Real Madrid kemudian mampu menghantam wakil Turki tersebut dengan skor telak 4-1. Berkat hasil tersebut Los Blancos saat ini memuncaki grup B dari lima pertandingan dan sudah berhak lolos ke babak selanjutnya. Sebaliknya bagi Galatasary hasil tersebut membuat mereka menjadi di ujung tanduk untuk melaju ke 16 besar. Mereka harus menjalani laga wajib menang melawan Juventus pada tanggal 10 Desember mendatang. Gareth Bale, Alvaro Arbeloa, Angel di Maria dan Isco bergantian mencetak gol untuk membuat rakyat Madrid berpesta karena sebelumnya Atletico Madrid juga dipastikan lolos.

Carlo Ancelotti pada laga kali ini menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan susunan awalan: Casillas; Arbeloa, Pepe, Ramos, Marcelo; Casemiro, Illarramendi; Bale, Isco, Di Maria; Jese. Sementara itu Galatasaray di bawah arahan Roberto Mancini memakai formasi standar seimbang menyerang 4-4-2 dengan para pemain inti: Iscan; Eboue, Zan, Chedjou, Nounkeu; Bruma, Felipe Melo, Selcuk Inan, Amrabat; Umut Bulut, Drogba. Madrid sepertinya akan menghadapi petaka di menit ke-26 ketika Sergio Ramos yang menarik jersey Umut Bulut dianggap melakukan professional foul oleh wasit yang secara tegas mengeluarkan kartu merah dari saku bajunya. Tapi, justru sepuluh menit kemudian kebuntuan Madrid pecah oleh gol Gareth Bale.

Pertandingan sepertinya akan seru karena semenit usai gol Bale. Drogba dengan ganas merangsek ke pertahanan Madrid lalu melepaskan umpan kepada Umut Bulut yang berhasil menaklukkan Casillas. Babak pertama berakhir dengan kedudukan sama kuat 1-1. Enam menit babak kedua baru berjalan Madrid seolah tidak terpengaruh hanya bermain dengan sepuluh orang pemain karena mereka berhasil mencetak gol berkat kerja sama Angel Di Maria dan Alvaro Arbeloa. Kemudian kerja sama dua pemain tersebut lagi-lagi menghasilkan gol untuk Real Madrid jika sebelumnya Angel Di Maria memberikan umpan matang kepada Alvaro Alberoa yang kemudian dikonversi menjadi gol tetapi kali ini gantian Angel Di Maria yang menerima umpan Arbeloa.

Roberto Mancini langsung merespon gol Madrid tersebut dengan memasukkan Wesley Sneijder untuk menggantikan Bruma yang sepertinya tidak berkontribusi apa-apa. Lalu pelatih asal Italia tersebut juga menggantikan Amrabat dengan memasukkan Albert Riera. Kedua sayap Galatasaray ini diharapkan membuat sebuah perubahan dalam serangan tim asal Turki tersebut. Memang beberapa kali umpan-umpan mereka hampir saja membahayakan gawang Casillas namun upaya Drogba untuk menyelesaikan selalu gagal karena banyaknya gangguan yang dilakukan oleh para pemain bertahan Real Madrid. Keasyikan menyerang, Galatasaray malah kebobolan lagi oleh Isco. Mantan pemain Malaga tersebut melengkapi pesta Madrid malam tadi di sepuluh menit jelang waktu normal berakhir. Madrid bahkan harus bermain dengan sembilan pemain ketika Xabi Alonso dirawat karena cedera dan Madrid sudah kehabisan jatah pergantian tapi sampai pertandingan berakhir skor tidak berubah Madrid 4-1 Galatasaray.