Nicolas Anelka Sepakat Tidak Ulangi Selebrasi Kontroversial

Nicolas Anelka Sepakat Tidak Ulangi Selebrasi Kontroversial

Nicolas Anelka Sepakat Tidak Ulangi Selebrasi Kontroversial

Striker West Brom Nicolas Anelka sepakat untuk tidak mengulangi gesture “quenelle” saat mencetak gol. Penyerang Prancis berusia 34 tahun membuat selebrasi yang ditafsirkan sebagai salam Nazi yang terselubung setelah mencetak gol pertama dari brace-nya ke gawang West Ham. Menteri Olahraga Prancis menuduhnya melakukan aksi anti-semit yang mengganggu. Akibatnya West Brom mengeluarkan sebuah pernyataan yang berisikan : “Klub telah berbicara dengan Nicolas untuk tidak melakukan selebrasi seperti itu lagi. Nicolas tampaknya segera menyetujui permintaan kami.”

Pemerintah Perancis sedang mencoba untuk melarang komedian Dieudonne M’bala karena acara yang menampilkan komedian tersebut menjadi ajang untuk salam yang sama dengan selebrasi ‘terlarang’ yang dilakukan Anelka. Anelka selanjutnya melakukan konfirmasi di twitter bahwa dia melakukan itu untuk mensupport komedian yang sudah dianggap sebagai temannya. Namun West Brom telah menginstruksikan Anelka untuk tidak mengulang gesture yang dilakukannya karena “selebrasi gol tersebut telah membuat beberapa pihak yang melihatnya tersinggung”. Klub akan mempertimbangkan nasib sang pemain Perancis sementara masalah yang sama akan diinvestigasi secara interal oleh klub dan juga FA.

“Nicolas ditanyai tentang gesture yang dia tunjukkan saat selebrasi gol oleh pelatih kepala Keith Downing beberapa menit setelah pertandingan melawan West Ham usai,” seperti yang ditulis dalam pernyataan klub. Nicolas mengatakannya untuk dukungan kepada teman, dan dia menolak segala anggapan yang menyatakan selebrasi itu ditujukan untuk membuat beberapa pihak tersinggung. “Seperti yang telah kami laporkan pada sesi latihan pagi ini, Nicolas juga ditanyai oleh direktur olahraga dan teknis Richard Garlick untuk memberikan penjelasan mengenai perayaan golnya tersebut, dan sekali lagi dia mengatakan bahwa selebrasi itu tak berniat untuk menyinggung pihak tertentu.” West Brom telah mengatakan pada FA bahwa mereka akan menolong semampunya termasuk mengadakan investigasi sendiri, sebuah proses yang dikatakan sebagai “proses yang menghasilkan penyelesaian bagus bagi klub dan Nicolas.

Manajer caretaker Dowing mengkonfirmasi bahwa “alasan sepakbola” akan menentukan apakah Anelka akan bermain melawan Newcastle di hari tahun baru, meski dia akan melihat mindet pemain sebelum memilih skuad dalam pertandingan itu. “Saya akan berbicara dahulu dengan Nicolas dan harus mengetahui bahwa pikirannya bersih,” kata Downing. “Dia tentu saja sedang kembali ke jalur yang benar sebagai seorang striker dengan dua golnya di akhir pekan dan saya sangat yakin dia juga ingin bermain di pertandingan selanjutnya.” Anelka bermain untuk West Brom sejak awal musim dan menjadikannya pemain yang telah memperkuat sembilan klub Premier League berbeda. Selama ini Anelka memang dikenal sebagai pemain nomaden yang suka berganti klub. Dia pernah bermain bagi klub besar di daragan Eropa dan Inggris seperti Real Madrid, Juventus, Chelsea, Fenerbahce bahkan sempat bermain di China.