Program Pembinaan Pemain Sepak Bola Elite

Program Pembinaan Pemain Sepak Bola Elite

Program Pembinaan Pemain Sepak Bola Elite

Ada sebuah perubahan radikal yang diperkenalkan di akademi sepak bola Inggris dalam beberapa tahun terakhir. Bagi mereka yang mengetahui dan memang mengamati dunia sepak bola Inggris maka program ini sebenarnya tidak asing lagi. Perubahan itu adalah diperkenalkannya sebuah program pembinaan untuk pemain muda yang berbakat. Program itu disebut Elite Young Player Program. Ide dasar dari program ini adalah membuat para pemain muda yang sudah terlihat berbakat di akademi klub langsung disatukan dalam sebuah program latihan bersama untuk tim nasional. Perancang program ini yakni bagian pembinaan pemain muda di FA, berpendapat bahwa program ini adalah sebuah program jangka panjang yang mana akan mampu membawa pemainh muda Inggris sejak awal kompak.

Memang banyak yang mengatak sepak bola Inggris khususnya di dalam bidang pembinaan pemain muda sudah mulai tertinggal. Akademi Manchester United yang melahirkan Class of 92 sudah tidak bisa diharapkan lagi. Tidak seperti akademi-akademi di negara lain yang memang berbasiskan klub, Inggris kemudian akan lebih menekankan pembinaan terpusat. Sebuah pembinaan yang mana para pemain muda akan diberikan porsi latihan bersama sejak awal mereka tercium bakatnya. Maka, Inggris memang membuat akademi-akademi klub mematuhi aturan mereka yang mengambil pemain berbakat untuk disatukan sejak awal agar membentuk tim nasional yang solid.

Inilah kemudian yang menyebabkan kontroversi di kalangan klub. Mereka juga merasa bahwa bisa membina para pemain tersebut. Belum lagi jika ada pemain yang merupakan late bloomer atau telat berkembang mau dikemanakan pemain seperti ini? FA seharusnya lebih bijak lagi membuat kebijakan atau sistem kebijakan agar bisa dipatuhi dan memang nampaknya bisa menghasilkan pemain muda berbakat. Semua momen yang signifikan yang pada akhirnya membuat FA membuat jalan radikal ini adalah kegagalan mencapai Euro 2008. Pemain tua macam David Beckham yang sebenarnya sudah melewati masa kejayaannya sudah tidak bisa lagi diharapkan untuk melanjutkan kejayaan Inggris. Makanya, kemudian FA melakukan langkah radikal ini untuk tidak mengulangi lagi kegagalan yang sama.

Kata-kata Elite menjadi salah satu hal yang kurang disetujui oleh para akademisi sepak bola di Inggris. Mereka khawatir para pemain muda medioker yang belum menunjukkan performa mereka pada akhirnya harus disingkirkan bahkan lebih jauh mereka tidak ingin berkembang lagi. Makanya, sebenarnya dibutuhkan lebih dari sekadar program penyatuan bersama. Program ini juga dianggap sebagai akan melahirkan kesenjangan dari awal. Sebuah kecemburuan sosial sudah akan terjadi ketika nantinya program ini berjalan. Akademi ataupun pengurus akademi tidak ingin terjadi hal yang sedemikian. Para pemain rata-rata ini seharusnya juga mendapatkan porsi latihan yang sama dengan para pemain elite yang sudah dikatakan berbakat. Mereka haruslah tidak dibedakan. Ini sebuah Pekerjaan Rumah untuk FA tentu saja.