Ribery Akan Miskin Dan Pengganguran Tanpa Sepak Bola

Ribery Akan Miskin Dan Pengganguran Tanpa Sepak Bola

Ribery Akan Miskin Dan Pengganguran Tanpa Sepak Bola

Pemain Bayern Munchen, Franck Ribery, mengakui dia sangat beruntung bisa menikmati karirnya yang cemerlang saat ini. Sebelumnya dia adalah seorang anak dari warga kelas bawah yang harus berjuang hanya untuk sekadar mempertahankan kehidupan. Hal itulah yang dia klaim membantunya membuat dia menjadi seorang petarung dan pekerja keras seperti sekarang. Pemain asal Prancis tersebut meyakini bahwa karirnya sebagai pesepak bola profesional telah membantunya dari jeratan pengangguran yang kemudian tentu saja membawanya tetap dalam lingkaran kemiskinan. Ribery memang sedang bersinar sekarang bahkan digadang dia menjadi salah satu peraih Ballon Dā€™ Or berkat permainannya yang luar biasa bersama Tim Bavaria Jerman, Bayern Munchen.

Ribery tumbuh dalam lingkungan yang kasar lagi berat di Boulogne Sur Mer kota suburban di Prancis di mana mayoritas masyarakat di sana berpenghasilan kecil. Beruntung kemudian ada salah satu pemandu bakat akademi Lille yang mengajaknya untuk ikut ujian di sana. Kesempatan ini tidak disiakan oleh Ribery. Baginya inilah jalan keluar dari kehidupan miskinnya selama ini: sepak bola. Di akademi Lille bakat besarnya kemudian terlihat oleh pelatih senior Boulogne yang mengkontraknya secara professional untuk pertama kalinya. Ribery mulai melihat ada sebuah titik terang dari kerja keras latihannya selama ini. Dia akan terhindar menjadi seorang pengangguran dan lepas dari kemiskinan.

Ribery saat ini sedang menikmati puncak karirnya. Dia juga disebut sebagai pemain modern Prancis terbaik saat ini, tetapi, pemain berusia 30 tahun tersebut menegaskan bahwa dia tidak akan lupa masa lalunya yang membantu dia membentuk dirinya saat ini sebagai pemain sepak bola profesional. Ribery setelah dikontrak klub Boulogne dan menjadi pemain reguler di sana, ditransfer ke Ales lalu ke Stade Brestois, pindah lagi ke Metz, menyeberang ke Turki tepatnya ke Galatasaray lalu sebelum ke Bayern Munchen pada tahun 2007 dia membantu Olympique De Marseille di mana bakatnya tercium oleh scout Munchen yang yakin bahwa Si Codet akan berguna banyak bagi tim Jerman tersebut.

Saya datang dari bukan siapa-siapa, bukan apa-apa, saya telah melalui semuanya. Tempat di mana saya berasal, orang-orangnya sangat miskin dan aku juga akan sama seperti mereka jika bukan karena sepak bola. Dan aku mungkin tentu saja akan menjadi pengangguran karena tidak berpendidikan seperti banyak pemuda di sana. Kapan pun saya pergi belanja. Saya selalu mengingatkan diri saya akan masa lalu dan betapa baiknya masa kini agar saya tidak terlalu kalap belanja dan pada akhirnya bisa menimbulkan kecemburuan di antara yang lain. Semoga saya bisa membantu mereka keluar dari jeratan kemiskinan.ā€ Ucap Ribery kepada wartawan Sport Bild. Ribery telah berkembang menjadi salah satu pemain terbaik di dunia dan menjadi satu dari tiga kandidat utama yang akan memenangkan 2013 FIFA Ballon Dā€™ Or bersama Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.