Valencia Resmi Tunjuk Juan Antonio Pizzi

Valencia Resmi Tunjuk Juan Antonio Pizzi

Valencia Resmi Tunjuk Juan Antonio Pizzi

Tim La Liga saat ini Valencia berhasil memiliki pelatih baru pada musim ini. Mantan pelatih San Lorenzo, Juan Antonio Pizzi, didaulat untuk menukangi posisi tersebut dan langsung bekerja dalam waktu dekat. Ahli strategi berusia 45 tahun asal Argentina itu diminta untuk melanjutkan tongkat kepemimpinan Miroslav Djukic, yang meninggalkan klub tersebut pada 12 Desember lalu, setelah menorehkan sejumlah hasil yang mengecewakan selama masa jabatan enam bulan. Pizzi mengambil alih jabatan di klub yang menempati peringkat 11 pada klasemen sementara La Liga, dengan mengoleksi 20 angka dari 17 pertandingan, dan hanya selisih lima angka saja dengan tim yang menghuni zona degradasi dan 13 angka dari zona Liga Champions. Dalam sebuah pernyataan melalui situs resmi Valencia mengatakan: “Klub Sepakbola Valencia berhasil menunjuk Juan Antonio Pizzi sebagai pelatih baru.

“Pelatih berkebangsaan Argentina itu akan disertai dengan pelatih fisik, Alejandro Richino dan asistennya, Manuel Suarez. “Tidak lama lagi pihak klub akan segera mengumumkan tanggal dan waktu kedatangannya ke Valencia, dan sekaligus presentasi perkenalan sebagai pelatih baru Valencia.” Keberhasilan Pizzi menghantarkan San Lorenzo meraih gelar juara Liga Argentina pada Desember – yang merupakan musim pertama di divisi tersebut – sebelum memutuskan untuk kembali berkiprah di ranah Spanyol, di mana ia sempat memperkuat sejumlah tim seperti Valencia, Barcelona, Villarreal dan Tenerife. Selama karirnya di Tenerife, Pizzi mengoleksi gelar individu sebagai pencetak gol terbanyak saat menjaringkan 31 gol di musim kompetisi 1995-96 di kompetisi La Liga.

Ia kemudian juga membela panji tim nasional Spanyol pada era 1994 dan 1998, meski pada kenyataannya ia merupakan peman kelahiran Santa Fe di Argentina. Sementara itu dari luar Spanyol, mantan penyerang yang menekuni bakat baru sebagai pelatih itu juga membesut Porto, River Plate dan Rosario Central selama rentang tiga dekade secara berbeda. Tugas perdananya sebagai pelatih kepala berawal untuk klub Colon Santa Fe pada 2005, dan sejak itu ia hijrah dan membesut tim asal Peru, Universidad San Martin, kemudian klub Cili, Santiago Morning dan Universidad Catolica, dan kembali lagi ke Argentina dengan membesut Rosario Central dan San Lorenzo. Pizzi kemudian kembali ke Mestalla dengan posisi Valencia yang sedang terpuruk dan melewati akhir taun 2013 dari posisi yang sangat jauh dari papan atas.

Selama berada dalam pimpinan Miroslav Djukic, yang menggantikan Ernesto Valverde pada Juni, juara La Liga musim 2002 dan 2004 itu hanya mampu mencatatkan 20 angka dari 16 pertandingan perdana La Liga, sebelum pelatih asal Serbia itu meninggalkan klub usai ditelan 3-0 oleh Atletico Madrid pada awal bulan ini. Pelatih tim yunior, Nico Estevez, sempat naik jabatan untuk sementara, dan mampu memenangkan timnya atas Gimnastic Tarragona dengan skor tipis 1-0, sehingga membuat Valencia melangkah ke babak 16 besar Copa del Rey, sebelum mereka menelan kekalahan tipis 3-2 dari Real Madrid di laga terakhir tahun ini. Uniknya penampilan mereka sangat berbanding terbalik bila turun bertanding di ajang Liga Europa pada musim ini, di mana mereka sama sekali tidak terhadang dengan menorehkan 13 angka dari enam pertandingan dan menyelesaikan langkah mereka sebagai juara Grup A. Mereka juga akan meladeni perlawanan Dynamo Kiev di babak 32 besar Liga Europa dan jadwal kompetisi La Liga akan mempertemukan mereka melawan Levante pada 4 Januari mendatang.